Manfaat MPLS

Kadang ada yang masih bingung, kenapa setelah kita konfigurasi OSPF, kita juga perlu mengkonfiurasi MPLS, padahal kalo dilihat-lihat nggak ada pengaruhnya juga kan.. toh tanpa MPLS pun, kan masih bisa saling nge ping dan saling mengirim data. Eittss, tapi jangan salah, ternyata ada perbedaannya kok…
Awalnya saya juga nggak tau perbedaannya apa, tapi akhirnya dapet pencerahan

 

Node yang akan kita konfigurasi MPLS nya hanyalah router rb750. Fungsi MPLS adalah mempercepat transmisi data agar sampai pada tujuan dengan aman, dan menghindari macetnya trafik lalu lintas paket data..

Analogi nya seperti ini, misal dari LAPTOP B akan mengirim data ke LAPTOP D (tanpa MPLS)

1. Paket data dikirim dari laptop B menuju ke router B, maka router B harus bertanya dulu, manakah jalur yang harus dia lewati, apakah melalui router A atau ke router C

2. Kemudian jika sudah tau jalur yang dilewati menuju router C, barulah informasi routing diketahui bahwa jalurnya RB – RC – RD – LAPTOP D

Berbeda dengan MPLS

Paket data dikirim dari laptop B menuju ke router B,  namun router B tidak perlu bertanya manakah jalur yang harus dia lewati, karna dari router B, paket data sudah diberi label (tanda) yang berisi tujuan paket-paket data akan dikirim kemana, dan rute mana yang harus dilewati. Maka tiap kali data melewati router A,B,C,D, akan muncul label MPLS nya.

Sumber : http://my-computernetworking.blogspot.co.id/2015/09/manfaat-mpls.html

Advertisements

Mengenal MPLS pada Mikrotik

Setelah kita belajar mengkonfigurasi Wireless PTP dan OSPF, maka kita akan belajar “MPLS”.

Multiprotocol label switching (MPLS) adalah teknologi penyampaian paket pada jaringan backbone (utma) berkecepatan tinggi. MPLS merupakan solusi untuk menangani permasalahan jaringan seperti speed, scalability, quality-of-service (QoS) management, rancangan lalu lintas, dan traffic engineering. MPLS memungkinkan untuk bandwidth-management dan kebutuhan untuk jaringan berbasis IP. Continue reading “Mengenal MPLS pada Mikrotik”

Cara Mengkoneksikan Mikrotik ke VPN Kantor (PPTP Client)

Virtual Private Network (VPN) merupakan teknologi yang bisa kita manfaatkan untuk mengakses jaringan private (lokal) melalui jaringan publik (internet). VPN ini sangat berguna untuk mengakses jaringan kantor yang private dari manapun selama kita ada koneksi internet. Untuk lebih jelasnya silakan lihat ilustrasi PPTP (Point-to- Point Tunneling Protocol) VPN Berikut :
Cara Mengkoneksikan Mikrotik ke VPN Kantor
Contoh Topologi PPTP VPN

Continue reading “Cara Mengkoneksikan Mikrotik ke VPN Kantor (PPTP Client)”

konfigurasi modem biznet

modem kingtype ew45
Modem KingType EW45

Bagi para pelanggan BiznetHome khususnya di perumahan dan apartement biasanya menggunakan infrastruktur HFC (Hybrid Fiber Coaxial). Dari Biznet sendiri menyewakan Modem HFC dengan Type KingType seri terbaru Model EW45, dimana pada mode seri ini memiliki 1 Port RF In (Akses WAN dengan kabel Coaxial), 1 Port RF Out (Akses jumper ke STB), 2 Port WAN (Hitam) dan 2 Port LAN (Kuning). Secara default kita bisa konfigurasi sendiri modem tersebut dengan plug kabel UTP ke port LAN langsung ke Laptop/Komputer, komputer akan mendapatkan IP  DHCP Client dari modem. Tahapan untuk konfigurasi nya seperti berikut : Continue reading “konfigurasi modem biznet”

Cara Mengkonfigurasi Wireless Point-to-Point (PTP) di Mikrotik

Wireless Point-to-Point (PTP) adalah koneksi komunikasi wireless antara dua titik, dimana satu client  (station) terhubung dengan satu pemancar (AP) saja.

Perangkat keras yang saya gunakan untuk membangun wireless PTP adalah :

  1. Radio SXT (RB SXT) 1 buah


berfungsi sebagai antenna wireless untuk menangkap sinyal wifi

Continue reading “Cara Mengkonfigurasi Wireless Point-to-Point (PTP) di Mikrotik”

Cara Mengkonfigurasi Dynamic Routing dengan menggunakan Protocol OSPF di Mikrotik

Setelah kita mengetahui teori tentang Dynamic Routing dan Protocol OSPF, kita akan mencoba praktik Dynamic Routing dengan menggunakan protocol OSPF.

 

Topologinya seperti ini… Hm kalo cuma di liatin aja emang keliatan rumit, tapi coba dipraktekkin deh, pasti nggak keliatan rumit 😀
Lihat pada gambar, sebelumnya saya sudah pernah menjelaskan apa itu Stub Area. Kalo belum tahu coba baca dulu macam – macam area dalam OSPF

Continue reading “Cara Mengkonfigurasi Dynamic Routing dengan menggunakan Protocol OSPF di Mikrotik”