konfigurasi modem biznet

modem kingtype ew45
Modem KingType EW45

Bagi para pelanggan BiznetHome khususnya di perumahan dan apartement biasanya menggunakan infrastruktur HFC (Hybrid Fiber Coaxial). Dari Biznet sendiri menyewakan Modem HFC dengan Type KingType seri terbaru Model EW45, dimana pada mode seri ini memiliki 1 Port RF In (Akses WAN dengan kabel Coaxial), 1 Port RF Out (Akses jumper ke STB), 2 Port WAN (Hitam) dan 2 Port LAN (Kuning). Secara default kita bisa konfigurasi sendiri modem tersebut dengan plug kabel UTP ke port LAN langsung ke Laptop/Komputer, komputer akan mendapatkan IP  DHCP Client dari modem. Tahapan untuk konfigurasi nya seperti berikut : Continue reading “konfigurasi modem biznet”

Cara Mengkonfigurasi Wireless Point-to-Point (PTP) di Mikrotik

Wireless Point-to-Point (PTP) adalah koneksi komunikasi wireless antara dua titik, dimana satu client  (station) terhubung dengan satu pemancar (AP) saja.

Perangkat keras yang saya gunakan untuk membangun wireless PTP adalah :

  1. Radio SXT (RB SXT) 1 buah


berfungsi sebagai antenna wireless untuk menangkap sinyal wifi

Continue reading “Cara Mengkonfigurasi Wireless Point-to-Point (PTP) di Mikrotik”

Cara Mengkonfigurasi Dynamic Routing dengan menggunakan Protocol OSPF di Mikrotik

Setelah kita mengetahui teori tentang Dynamic Routing dan Protocol OSPF, kita akan mencoba praktik Dynamic Routing dengan menggunakan protocol OSPF.

 

Topologinya seperti ini… Hm kalo cuma di liatin aja emang keliatan rumit, tapi coba dipraktekkin deh, pasti nggak keliatan rumit 😀
Lihat pada gambar, sebelumnya saya sudah pernah menjelaskan apa itu Stub Area. Kalo belum tahu coba baca dulu macam – macam area dalam OSPF

Continue reading “Cara Mengkonfigurasi Dynamic Routing dengan menggunakan Protocol OSPF di Mikrotik”

Konfigurasi Dasar OSPF di Mikrotik

Tutorial Mikrotik kali ini akan membahas tentang OSPF dan konfigurasi dasarnya di Mikrotik,

Pengertian OSPF

OSPF atau kepanjangan dari Open Shortes Path First adalah protocol routing otomatis yang digunakan dalam jaringan LAN (Local Area Network) maupun WAN (Wide Area Network). Routing ini digunakan untuk topology yang mempunyai banyak router, kebayang gak kalau dalam suatu ISP yang mempunyai banyak client yang menggunakan mikrotik sebagai STA, dia harus menyetting ip route satu persatu, OMG apa lagi kalau se-yang lebih besar lagi, gak kebayang ribetnya.

Penjelasan Queue Tree & PCQ serta Penerapannya di Mikrotik

Pengaturan dan managemen Bandwidth di Mikrotik tidak dapat lepas dari fitur Queue. Ada dua jenis Queue yang dapat digunakan di Mikrotik, yaitu Simple Queue dan Queue Tree.

Queue Tree 

Queue Tree berfungsi untuk mengimplementasikan fungsi yang lebih komplex dalam limit bandwidth pada mikrotik dimana penggunaan packet mark nya memiliki fungsi yang lebih baik. Digunakan untuk membatasi satu arah koneksi saja baik itu download maupun upload. Secara umum Queue Tree ini tidak terlihat berbeda dari Simple Queue. Continue reading “Penjelasan Queue Tree & PCQ serta Penerapannya di Mikrotik”

Macam-macam Area dalam OSPF

Berikut ini adalah unsur-unsur dari OSPF yang perlu diketahui

Area adalah sistem grouping yang digunakan di protocol OSPF yaitu gabungan dari beberapa IR (Internal Router) yang berjumlah <80 router. IR adalah router yang tergabung dalam sebuah area OSPF.

ABR (Area Border Router) adalah router yang menjembatani area satu dengan area yang lain. Border Router (ABR) merupakan penghubung antara area 0 dengan area lain ( 2 koneksi, yaitu koneksi ke area 0 dan koneksi ke area lain)

ASBR (Autonomous System  Border Router) adalah penghubung antara OSPF dengan routing protokol lainya (RIP,BGP dll) di suatu jaringan dan berada dalam satu hak administrasi, satu kepemilikan, satu kepentingan serta dikonfigurasi menggunakan policy yang sama biasa disebut Atonomous System (AS). Router ASBR ini dapat diletakkan dimanapun pada jaringan, tapi harus dalam area 0. Dan bertugas untuk menjembatani antara router yang ada di dalam AS dengan Network lain (Berbeda AS).


Continue reading “Macam-macam Area dalam OSPF”