Cara Install dan Setting Mikrotik di GNS3 menggunakan VirtualBox

Seperti yang sudah saya bahas di artikel sebelumnya tentang Belajar Mikrotik tanpa RouterBoard Menggunakan GNS3, kali ini saya akan share cara untuk Install Mikrotik di GNS3 menggunakan VirtualBox untuk membuat Mikrotik packet Tracer :D. Kenapa VirtualBox? kok gak pakai Qemu saja yang enteng? Jawabannya adalah karena lebih mudah. Jadi lebih enak kalau pakai yang lebih mudah kan daripada langsung ke yang susah :D.
Oke langsung saja kita mulai Cara Install dan Setting Mikrotik di GNS3 menggunakan VirtualBox. tapi sebelumnya, siapkan dulu senjata dan amunisi nya berikut ini :
1. Download GNS3. Silakan download GNS3 v1.2.3 disini (Pada Tutorial ini saya menggunakan GNS3 versi 1.2.3, jika menggunakan versi berbeda mungkin cara dan menu nya juga berbeda) atau bisa langsung download versi terbaru di web nya gns3.com.
2. Download VirtualBox. Silakan download di virtualbox.org.
3. Download image Mikrotik RouterOS di VirtualBox. Silakan sediakan sendiri file image RouterOS dan lisensi nya. Atau kalau tidak punya bisa cari disini.
Setelah senjata dan amunisinya siap, mari kita terjun ke medan perang 😀

Langkah-langkah Install GNS3 :

1. Klik kanan pada installer GNS3, Run as Administrator.
2. Klik Next, Next, Accept, Install.
3. Installer akan meminta untuk menginstall WinpCap secara otomatis. Install WinpCap sampai selesai.
4. Installer juga akan minta download dan install Wireshark secara otomatis. Anda bisa cancel proses ini, tapi saya sarankan untuk lanjut install wireshark sampai selesai.
5. Installer kembali meminta download dan install Solarwinds secara otomatis. Anda juga bisa cancel proses ini, tapi saya sarankan untuk lanjut install Solarwinds sampai selesai.
6. Setelah selesai, klik next dan Finish. Akan muncul jendela GNS3 seperti berikut ini.

Langkah-langkah Install Mikrotik di VirtualBox :

1. Install VirtualBox.
2. Tambahkan image RouterOS Mikrotik ke VirtualBox VM. Klik New.

3. Isikan size RAM secukupnya, misalnya 256 MB.

4. Isikan size harddisk secukupnya, misalnya 750 MB.

5. Masukkan file image RouterOS Mikrotik. Klik kanan –> Settings –> Storage –> empty –> Choose a virtual CD/DVD disk file.

6. Pilih file image (iso) RouterOS.

7. Setting Network ke host-only adapter.

8. Start VM nya.
9. Install RouterOS Mikrotik nya. Langkah-langkah nya silakan lihat disini :
Tutorial Cara Instalasi Mikrotik RouterOS

Langkah-langkah integrasi Mikrotik VirtualBox VM ke GNS3 :

1. Buka GNS3 –> klik Edit –> Preferences –> VirtualBox –> Cek Path to VBoxManage. Kalo path nya kosong atau ngaco, klik browse untuk nyari file nya.

2. Path yang benar ada di C:\Program Files\Oracle\VirtualBox\VBoxManage.exe
Kalo sudah klik Apply. 

3. Masuk ke menu VirtualBox VM –> New –> pilih Mikrotik VM dari VM list –> Finish. Kalo loading list nya lama, cancel aja terus coba lagi.
4. Mikrotik VM akan muncul, kemudian kita bisa rubah simbol Mikrotik nya dengan klik kanan –> Change Symbol –> Pilih Symbol nya –> Ok
5. Kalo sudah, klik OK pada Preferences. Masuk ke lembar kerja. Buka tab yang berisi 4 simbol –> Cari Mikrotik –> Drag and Drop ke lembar kerja.
6.  Klik kanan pada Mikrotik –> Configure –> Mikrotik –> tab Network –> Tambahkan Adapter jika perlu. Kita dapat menambahkan jumlah adapter yang akan menambah juga jumlah interface ether di Mikrotik. Klik OK.
7. Sekarang kita bisa masukkan perangkat lain ke lembar kerja. Kemudian hubungkan semua perangkat itu dengan menu add a link.

8. Selanjutnya, nyakalan Mikrotik VM nya –> klik kanan Start.

9. Tampilan jendela VirtualBox Mikrotik VM akan muncul. Silakan login dan setting Mikrotik nya.

10. Saya contohkan untuk menghubungkan Mirkotik dengan PC Client :

IP Address Mikrotik : 10.10.10.1/24
IP Address PC Client : 10.10.10.2/24
IP Gateway PC Client : 10.10.10.1

11. Nyalakan PC client –> klik kanan Start –> Masukkan command untuk menambahkan IP Address & Gateway :

ip 10.10.10.2/24 10.10.10.1

save

12. Coba ping dari PC Client ke gateway dan berhasil. Untuk keluar ketikkan perintah :

disconnect

Oke berhasil. Silakan kembangkan sendiri untuk belajar dengan membuat topologi jaringan sesuai keinginan anda.

Muncul pertanyaan : Gimana cara remote Mikrotik GNS3 via Winbox?

Yup, pertanyaan ini muncul karena memang kita belum bisa remote Mikrotik nya via Winbox. Untuk dapat meremote via Winbox akan kita bahas di artikel selanjutnya ya.
Pada artikel selanjutnya akan kita bahas cara remote Mikrotik GNS3 di winbox dan cara koneksi ke Internet.
Artikel nya ada disini gan :
Cara Mengkoneksikan Mikrotik GNS3 VirtualBox ke Winbox dan Internet 

USB Tethering Android di MikroTik

Di update Mikrotik RouterOS 6.7, selain melakukan perbaikan-perbaikan terhadap fitur sebelumnya, ada satu fitur tambahan yang menarik. Di RouterOS v.6.7 ini, Mikrotik support untuk Android USB tethering interface. Bisa dilihat di Changelog RouterOS versi 6 disini : http://www.mikrotik.com/download/CHANGELOG_6

Tethering merupakan salah satu cara untuk melakukan sharing koneksi internet dari satu device ke device yang lain, misalnya sharing koneksi internet dari smartphone ke device lain seperti laptop. Sharing koneksi ini bisa menggunakan media bluetooth, wireless, atau kabel USB. Dalam konteks artikel ini, kita akan melakukan sharing internet dari smartphone Android ke router Mikrotik menggunakan media kabel USB.

Pertama, kita harus siapkan RouterBoard yang mempunyai USB port. Pada percobaan ini kami mengguankan RB751U-2HnD. Jangan lupa upgrade terlebih dahulu RB751U-2HnD menggunakan RoS versi 6.7. Setelah proses upgrade selesai, siapkan gadget Android Anda. Di percobaan ini kami coba beberapa merk hardware dengan versi Android 2.3.x dan 4.1.x.

Seperti yang kita tahu sebelumnya, port USB pada RouterBoard bisa digunakan untuk external storage atau dihubungkan dengan modem. Kali ini, kita hubungkan gadget Android via kabel USB ke RouterBoard. Kemudian aktifkan USB Tethering di gadget Android. Berikut cara untuk meng-aktifkan fitur tethering di Android versi 4.1.

Jika Anda menggunakan android dengan versi yang berbeda, mungkin settingan juga agak sedikit berbeda. Langkah selanjutnya, kita akan lakukan beberapa setting di sisi RouterBoard. Tethering android di Mikrotik ini sedikit berbeda jika dibandingkan saat kita menggunakan 3G Modem. Jika 3G Modem menggunakan service PPP, saat tethering Android, di Mikrotik akan terbaca sebagai interface LTE.

Interface LTE ini akan otomatis muncul saat USB Tether sudah diaktifkan di sisi gadget Android. Di sini kita tidak perlu memasukan username dan password untuk bisa koneksi internet. Sebenarnya, pada saat tethering diaktifkan, Android menyediakan DHCP server, termasuk informasi DNS, dsb. Langkah selanjutnya aktifkan DHCP Client di Routerboard dengan parameter interface yang menuju ke Android (interface LTE).

Jika sudah, tunggu hingga status DHCP Client router berubah menjadi bound, artinya router mendapat berhasil mendapatkan informasi IP Address dari gadget Android.

Langkah – langkah diatas hampir sama dengan langkah Konfigurasi Dasar Mikrotik menggunakan interface public yang bersifat dynamic (DHCP Client). Jika status sudah berhasil “bound”, selanjutnya cek DNS Router, apakah sudah dapat informasi DNS atau belum. Jika sudah, centang “allow remote request”.

Cek juga Default Gateway Router, apakah sudah mendapat informasi gateway dari proses DHCP atau belum. Jika sudah, pengecekan bisa dilakukan dengan melakukan Ping dari Router ke Internet.

Sampai di sini, Router sudah bisa ke internet. Kita tinggal setting untuk distribusi ke arah client. Pasang IP Address pada interface yang menuju ke jaringan Lokal. Jangan lupa juga buat NAT agar PC Client bisa akses internet.

Jika semua langkah diatas sudah dilakukan. Selanjutnya cek dari sisi client dengan mencoba melakukan ping ke internet. Kelebihan dari penggunaan tethering Android ini, tidak ada setting khusus untuk type dan merk gadget. Syarat utamanya, Router Mikrotik menggunakan RouterOS v.6.7 keatas.

Sumber :http://www.mikrotik.co.id/artikel_lihat.php?id=69

USB Tethering Android di MikroTik – http://wp.me/p82EBV-1i

Port Forwarding Multiple Webserver berbeda Domain

Pada artikel sebelumnya sudah kita coba untuk melakukan port forwarding supaya web server di jaringan lokal dapat diakses menggunakan IP Public yang terpasang di router. Selengkapnya bisa dilihat pada link berikut disini.

Namun bagaimana jika kita ingin mengakses lebih dari satu webserver di jaringan LAN menggunakan nama domain dari internet. Dan setiap nama domain tersebut kita resolve ke satu IP Public yang terpasang di router.

Hal tersebut bisa kita lakukan menggunakan router MikroTik yaitu dengan konfigurasi NAT dan dikombinasikan dengan fitur yang lain yaitu Web Proxy dan DNS Static.

Contoh kasus

Dengan topologi seperti diatas, ketika ada user yang akan akses dari internet menggunakan nama domain akan dilakukan resolve ke IP Public yang terpasang di router. Supaya trafik request dari internet bisa di-redirect ke masing-masing webserver di jaringan LAN sesuai nama domain, maka kita akan menggunakan webproxy. Konfigurasi pada web proxy seperti berikut:

  • Aktifkan service webproxy pada router

  • Untuk keamanan kita akan konfigurasi pada ‘webproxy access’ dengan hanya mengijinkan trafik request dari nama domain kedua webserver tersebut dan trafik yang lain akan di block.

Setelah konfigurasi webproxy seperti diatas kita selanjutnya akan setting NAT pada menu firewall. Untuk NAT nanti kita akan melakukan redirect setiap trafik dengan tujuan port 80 yang masuk router dari jaringan internet ke webproxy. Konfigurasi dari NAT seperti berikut:
  • Winbox – pada menu ‘IP–> Firewall –> NAT

  • CLI Terminal

Dan langkah terakhir kita juga konfigurasi pada DNS  Static di router untuk melakukan mapping/resolve nama domain ke masing-masing alamat IP webserver di jaringan LAN. Contoh konfigurasinya seperti berikut:
  • Kita masuk pada menu IP –> DNS, dan klik pada tombol command ‘Static‘. Kemudain kita isikan pada list untuk nama domain dan juga IP Address dari webserver.

Sampai langkah ini konfigurasi sudah selesai. Untuk pengetesan kita coba akses nama domain wenbserver kita dari jaringan internet.

*) Catatan:

Kita harus membeli nama domain terlebih dahulu pada penyedia layanan domain & hosting dan mengisikan pada A record dengan IP Public dari router kita.
Supaya lebih stabil IP Public dari router kita menggunakan IP Public Static.
Sumber : http://www.mikrotik.co.id/artikel_lihat.php?id=258

Setting MPLS Via VPN Perangkat Mikrotik

Setting MPLS Via VPN Perangkat Mikrotik , Isi di blog ini adalah pidahan dari blog saya di tukangpel.blogspot.com karena beberapa alasan saya ingin memulai hal baru juga dari blog sya ini :).

untuk untuk lebih mudah melihat maksud dari konfigurasi saya , berikut topologinya .

Topologi MPLS Via VPN Perangkat Mikrotik

saya pernah sewa sebuah VPS dengan system operasi mikrotik , dan saya mencoba untuk menerapkan sedikit yang saya tau dari MPLS dalam penggunaanya topologi yang berbeda mungkin bisa memiliki settingan yang berbeda. tapi dari hal ini mungkin bisa di kembangkan lagi untuk kebutuhan yang lebih besar , jika ingin tanya jawab bisa melalui akun facebook sayaSoefyanSyah

Setting MPLS Via VPN Perangkat Mikrotik

Oke kita masuk ketahap konfigurasinya .

1. Aktifkan / Set Enable untuk PPTP Server di R1 .

Cara Setting PPTP Mikrotik
Enable PPTP Server Mikrotik

untuk perintah menggunakan CLI seperti berikut

interface pptp-server server set enabled=yes 

Untuk memastikan apakah perintah sudah berjalan sepertiyang kita inginkan ketik perintah berikut

 interface pptp-server server print 

Kemudian akan tampil seperti berikut .

Kemudian Create user pptp client di router R1

[[email protected]] > ppp secret add name=vpn1 service=any password=vpn1 profile=default remote-address=20.20.20.6 local-address=20.20.20.5 
[[email protected]] > ppp secret add name=vpn2 service=any password=vpn2 profile=default remote-address=20.20.20.11 local-address=20.20.20.10 

2. Lakukan dial up dari SXT-lite5

PPTP/VPN sudah bertatus connected .Oke lanjutnya kita setting R1 lagi

3. Setting R1

setting loopback

/interface bridge  add name=lo 
/ip address  add address=212.212.212.1/32 interface=lo 
/ip route  add dst-address=212.212.212.2/32 gateway=20.20.20.6
/mpls ldp set enabled=yes lsr-id=212.212.212.1 transport-address=212.212.212.1 
/mpls ldp interface 
add interface=vpn1
add interface=vpn2

4. Setting SXT

/interface bridge  add name=lo 
/ip address add address=212.212.212.2/32 interface=lo 
/ip route add dst-address=212.212.212.1/32 gateway=20.20.20.5 
mpls ldp set enabled=yes lsr-id=212.212.212.2 transport-address=212.212.212.2 
/mpls ldp interface 
add interface=vpn1 
add interface=vpn2

5. BGP signaled VPLS

  • Setting Router R1
[[email protected]] /routing bgp peer >
[[email protected]] add name=peer1 remote-address-20.20.20.6 remote-as=65530 address-families=l2vpn 
[[email protected]] add name=peer2 remote-address-20.20.20.11 remote-as=65530 address-families=l2vpn
  • Setting  SXT
[[email protected]] /routing bgp peer >
[[email protected]] add name=peer1 remote-address-20.20.20.5 remote-as=65530 address-families=l2vpn
[[email protected]] add name=peer2 remote-address-20.20.20.10 remote-as=65530 address-families=l2vpn
  • Setting Router R1
[[email protected]] /interface vpls bgp-vpls >
[[email protected]] add export-route-targets=222:222 import-route-targets=222:222 name=bgp-vpls1 \ route-disti nguisher=222:222 site-id=1
[[email protected]] add export-route-targets=211:211 import-route-targets=223:223 name=bgp-vpls2 \ route-disti nguisher=211:211 site-id=1
  • Setting  SXT
[[email protected]] /interface vpls bgp-vpls 
[[email protected]] add export-route-targets=222:222 import-route-targets=222:222 name=bgp-vpls1 routedisti-nguisher=222:222 site-id=2 
[[email protected]] add export-route-targets=223:223 import-route-targets=223:223 name=bgp-vpls2 routedisti-nguisher=211:211 site-id=2
  • Setting keduan nya R1 dan SXT 1

/routing bgp peer 
set peer1 out-filter=bgp-out1  
set peer2 out-filter=bgp-out2 
/routing filter 
add action=discard chain=bgp-out1 route-targets=211:211  
add action=discard chain=bgp-out2 route-targets=222:222

Test apakah settingan sudah jalan .

MEMBUAT PPPOE SERVER DENGAN USER MANAGER MIKROTIK

Hallo kali ini mau bahas bagaimana cara membuat PPPoE server dan management nya menggunakan User Manager bawaan Mikrotik. Cara ini bisa digunakan untuk provider internet buat kos-kosan. Jadi untuk bisa menggunakan internet harus login menggunakan user dan password dan membuat dial PPPoE. Selain itu dengan PPPoE kita bisa management IP address, jadi disisi pemakai tidak harus setting IP manual, dan bisa menghindari kejadian IP Conflict.

Tidak perlu panjang lebar deskripsinya, karna memang untuk membuatnya di Mikrotik cukup mudah. Flow-nya adalah mengaktifkan dulu user-manager di Mikrotik, kemudian membuat PPPoE server profil, dan mengarahkan login nya ke user-manager dengan radius. Berikut dibawah langkah-langkah yang lebih detail:

1. Setting IP Address.
Dalam kasus ini saya menggunakan IP 203.64.xxx.2/30 untuk ke internet, dan untuk ke local/pengguna 6.6.X.X/26
[[email protected]] > ip address add address=203.64.xxx.2/30 interface=ether1-WAN
[[email protected]] > ip address add address=6.6.x.x/26 interface=ether2-LAN

2. Mengaktifkan user-manager
[[email protected]] > tool user-manager customer add subscriber=admin password=password123 permissions=owner 
[[email protected]] > tool user-manager router add subscriber=admin ip-address=203.64.xxx.2 shared-secret=qwerty

3. Mengaktifkan radius dan mengarahkan ke user-manager 
[[email protected]] > radius add service=ppp address=203.64.xxx.2 secret=”qwerty”

nb: secret diisi sama dengan shared-secret yang dibuat pada user-manager router (pada contoh ini passwordnya: qwerty)

4. Membuat PPPoE server
[[email protected]] > ppp aaa set use-radius=yes
[[email protected]] > ppp profile add name=”pppoe-local” local-address=”6.6.xxx.2″ only-one=yes dns-server=6.6.xxx.1
[[email protected]] > interface pppoe-server server add service-name=”pppoe-for-local” interface=”ether2-LAN” default-profile=”pppoe-local” authentication=chap,pap,mschap1,mschap2

PPPoE server diaktifkan untuk ke arah local yaitu di interface eth2-LAN, nanti penggunaan gatewaynya ke 6.6.xxx.1 dimana IP tersebut ada di interface eth2-LAN

5. Management user dari web browser
Langkah berikutnya dengan menambahkan user melalui web browser. Untuk mengakses user-manager dari browser, dengan menggunakan IP Public ataupun lokal (PC configure harus terhubung secara fisik dengan Router board).

http://ipaddress/userman: jadi untuk contoh ini buka http://203.64.xxx.2/userman atau bisa juga via lokal dengan http://6.6.xxx.1/userman kemudian jika sudah muncul user login, password menggunakan password yang sama saat create user-manager customer, jadi untuk contoh ini, user: admin, password: password123

#Adapun untuk menambahkan user pilih: User -> Add, kemudian isikan sesuai kuota beli, dari sini user untuk PPPoE client sudah jadi, sekarang tinggal melakukan pengetesan.

Untuk mencobanya kita coba buat dial dari PC pengguna.

1.Buat VPN Client standart windows
2.Isikan target destinasi IP Address (202.6.xxx.2)
3.Isikan usernama dan password sesuai yang telah dibuat diatas
4.Jika berhasil maka user verrification akan berjalan secara otomatis

Ya begitulah cara untuk membuat PPPoE server dengan memanfaatkan user-manager Mikrotik. Admin tidak memposting gambar, untuk menumbuhkan rasa keingintahuan para pembaca, dan jangan pernah putus asa, selalu mencoba untuk menemukan hal-hal baru, jika ada pertanyaan seputar bahasan diatas, bisa langsung comment di bawah, atau bisa email ke [email protected], dan jangan lupa subscribe yaaa 😀

Happy Trying, act, and learning everyone !!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

 

Bypass Internet Positif di Mikrotik

Sebelumnya buat DNS-Server pribadi dulu atau pakai DNS-Server gratisan.

/ip firewall nat
add action=dst-nat chain=dstnat disabled=no dst-port=53 protocol=udp to-addresses=xxx.xxx.xxx.xxx to-ports=15353
add action=dst-nat chain=dstnat disabled=no dst-port=53 protocol=tcp to-addresses=xxx.xxx.xxx.xxx to-ports=15353

xxx.xxx.xxx.xxx adalah IP DNS-Server
15353 adalah port yang digunakan DNS-Server (bisa diubah)

Sumber : http://cecenguk.blogspot.co.id/2015/11/bypass-internet-positif-di-mikrotik.html

Install Mikrotik di VirtualBox

kali ini kita coba belajar gimana cara install mikrotik iso di virtualbox, tujuannya kalo kita belum punya RB buat blajar, tentunya kalo instalnya di virtual ga selengkap kaya di RB nya ya… yaa lumayan lah seadanya ala gretongan.

oke lets focus…

pertama install dlu virtual box di pc tmn2.. kalo belum punya silahkan download di web resminya di https://www.virtualbox.org/wiki/Downloads disesuaikan sama OS yang tmn2 pake ya, kalo windows ya download yg exe, kalo yang linux ya linux.

kalo udah di download, silahkan instal aja, tinggal next aja sampe finish, nanti ada beberapa yang perlu diinstal, terutama interface khusus untuk si virtualnya.

kita anggap udah diinstal ya… dan pastikan di network sharing center sudah ada interface instalan dr virtualboxnya, kaya gambar di bawah ini.

kalo sudah seperti di atas kita sekarang tinggal instal mikrotinya, siapkan iso mikrotik, kalo bisa versi terbarunya.. kalo belum punya silahkan di download dimari http://www.mikrotik.co.id/download.php

kalo sudah download, sekarang kita siap buat instal mikrotiknya ke virtual

step-stepnya :

  1. Buka virtualboxnya, pilih new
  2. Kasih ram/memory untuk kinerja router os nya (alakadarnya aja)
  3. Tentukan storage/hardiskKalo sudah, tinggak klik Create, maka kita sudah punya satu wadah buat instalasi iso mikrotik di virtualbox.

jika langkah2 di atas sudah dilakukan dengan benar, pastikan sudah ada tampilan baru di jendela virtualnya, seperti gambar berikut :

kalo sudah seperti itu, sekarang kita tinggal konfigure Router os nya sesuai dengan kebutuhan kita masing2, disini saya mau contohkan menggunakan 2 interface, yang 1 sy arahkan ke public, yang ether2 sy buat jaringan lokal kita.

oke perhatikan step2nya :

  1. Klik Setting

perhatikan yg nomor 2, jika masih empty maka silahkan ikuti nomor 3, klik aja gambar disknya, nanti pilih chose virtual optical drive, silahkan browse file iso yang sudah di download td, jika sudah pastikan sama seperti di gambar berikut :

sudah ada file isi kalo sudah berhasil.

  1. sekarang kita setting di menu networknya

perhatikan di bagian ini, kalo kita pengen si virtual mikrotik kita mau kita konekin ke inet, maka adaper yg pertama kita seting NAT (Network Address Translation), disini saya setting Attached to nya sebagai NAT

Centang Enable Network Adapternya dlu ya.

adapter yang kedua kita tinggal setting Host-only adapter, trus arahkan interfacenya ke interface virtual yg udah kita buat di atas.

kalo sudah, klik OK aja.

kalo sudah kembali ke jendela virtual box, sekarang kita tingal instal OS nya deh..

Tinggal tunggu sampai seperti gambar di bawah ini :

jika sudah sampai disini, perhatikan instruksinya, tp inget… ini tergantung kebutuhan yaa, terserah mau all apa mau custom nginstallnya.. kalo sy mah all aja deh. ketik “a” aja nanti ke ceklis (X) smua.. setelah itu ketik “i” untuk perintah installnya

jika sudah silahkan di enter aja buat restart instalasinya.

pada saat reboot, langsung close aja virtual os nya.. lho knapa???? karna kalo ga di close nanti balik lagi ke booting awal pilihan menu instalasi yg tadi. ilustrasinya sama aja kaya kita nginstal os windows. jadi intinya di close ajalah.

setelah di close, kita klik menu seting di virtual mikrotiknya

arahkan ke menu storage, trus hapus iso yg td kita insert lewat virtual disknya

kalo sudah di remove, sekarang waktunya menjalankan os mikrotik kita yng sudah diintal tadi. kalo berhasil kita akan secara otomatis diarahkan ke login mikrotik secara default.

kalo sudah seperti di atas, tinggal login deh… secara default, logini usernamenya : admin, password kosongin aja (blank)/enter aja dah biar gampang… kalo success tampilannya kaya gini nih 😛

jika sudah ke step di atas, tinggal di enter aja lagi..

nanti kita siap buat konfig ip address buat masing2 interfacenya

langkah berikutnya silahkan tampilkan interface yang sudah kita buat td, apakah benar ada 2 interface dalan os ini dengan cara /interface print (abaikan tanda slashnyaa)

pastikan sudah ada 2 ether pada mikrotik os yg sudah kita konfig di awal td

selanjutnya kita konfigurasi ip address pada masing2 ethernya, tujuannya apa? ketika ip address sudah kita buat, nantinya kita akan beralih ke winbox untuk konfig selanjutnya (daripada beli router, lumayan yg paling murah aja 300rb, wakakakakakak)

oke lets go…

oke gaes, pada nomor 1 itu adalah perintah/script untuk menambahkan ip address ke masing2 interface yang sudah kita buat

perintah ip address print, ini untuk menampilkan scrip yg sudah kita buat td, perhatikan juga pada nomor 2 ada interface yg double, yaitu ether1 nya ada 2, itu sebenarnya default dari interface perangkat kita, entah itu pc/laptop. gampang ko caranya, ketik aja ip address remove 0 (nah 0 ini adalah urutan interfacenya)

jika sudah silahkan print lg, maka hasilnya akan sesuai dengan interface yang sudah kita buat td.

oke sampai disini installasinya sudah seleasi.. selamat mencoba…

cukup sekiat lab kita malm ini, nanti kita lanjutkan konfigurasinya pake winbox ya…

smoga bermanfaat,

Wassalamu’alaikum Warokhmatullahi Wabarokatuh…

Sumber :
Lab 2 (Mikrotik) – Install Mikrotik di VirtualBox – http://wp.me/p82EBV-3S